UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN MELATI (Jasminum sambac (L.) Sol. ex Aiton) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE DIFUSI CAKRAM

Authors

  • Weni Aristiyaningsih Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia
  • Khafid Mahbub Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51771/fj.v5i1.1137

Keywords:

Antibakteri, Daun melati (Jasminum sambac (L.) Sol. ex Aiton), Escherichia coli

Abstract

Survei Kesehatan Rumah Tangga bahwa 40% atau sekitar 1.591.944 kasus penduduk Indonesia mengalami diare. Penyebab  penyakit diare yaitu bakteri Escherichia coli. Daun melati, yang mengandung karbohidrat, flavonoid, glikosida, protein, tanin, fenolik, dan saponin, telah terbukti memiliki sifat antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol 96% daun melati terhadap Escherichia coli. Penelitian ini berjenis eksperimental, menggunakan sampel daun melati (Jasminum sambac (L.) Sol. ex Aiton) yang diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi ekstrak (60%, 65%, 70%, dan 75%) dalam media Muller Hinton Agar. Kontrol positif menggunakan kloramfenikol dan kontrol negatif menggunakan DMSO 10%. Hasil diameter zona hambat dianalisis menggunakan uji one way ANOVA. Hasil uji menunjukkan bahwa konsentrasi 60% memiliki diameter zona hambat rata-rata terkecil, yaitu 4,3 mm, sedangkan konsentrasi 75% memiliki diameter zona hambat terbesar, yaitu 6,38 mm. Uji statistik dengan one way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.000, lebih kecil dari 0.05, menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam aktivitas zona hambat terhadap Escherichia coli antara konsentrasi 60%, 65%, 70%, dan 75% dari ekstrak daun melati.

References

Balouiri, M., Sadiki, M., & Ibnsouda, S. K. (2016). Methods for in vitro evaluating antimicrobial activity: A review. Journal of Pharmaceutical Analysis, 6(2), 71–79. https://doi.org/10.1016/j.jpha.2015.11.005

Dewantari, R., & L, M. L. (2018). Jenis Tumbuhan yang Digunakan sebagai Obat Tradisional Di Daerah Eks- Karesidenan Surakarta Types of Plants used as Traditional Medicines In Ex Residency of Surakarta. 11, 118–123.

Fatoni, N., & Mahbub, K. (2023). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Daun Bakau (Rhizopora apiculata Blume) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans Mengunakan Metode Difusi Cakram. Journal of Pharmacopolium, 6(3), 62–68. https://doi.org/10.36465/jop.v6i3.1203

Intan, K., Diani, A., & Nurul, A. S. R. (2021). Aktivitas Antibakteri Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal), 8(2), 121–127. https://doi.org/10.33653/jkp.v8i2.679

Jeklin, A., Bustamante Farías, Ó., Saludables, P., Para, E., Menores, P. D. E., Violencia, V. D. E., Desde, I., Enfoque, E. L., En, C., Que, T., Obtener, P., Maestra, G. D. E., & Desarrollo, E. N. (2016). No Title No Title No Title. Correspondencias & Análisis, 6(15018), 1–23.

Labambe, N. A., Lambui, O., & Ramadanil. (2013). Uji Daya Hambat Ekstrak Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera Lamk.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio cholerae. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Mukhtarini. (2014). Mukhtarini, “Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, dan Identifikasi Senyawa Aktif,” J. Kesehat., vol. VII, no. 2, p. 361, 2014. J. Kesehat., VII(2), 361. https://doi.org/10.1007/s11293-018-9601-y

Noor Mutsaqof, A. A., -, W., & Suryani, E. (2016). Sistem Pakar Untuk Mendiagnosis Penyakit Infeksi Menggunakan Forward Chaining. Jurnal Teknologi & Informasi ITSmart, 4(1), 43. https://doi.org/10.20961/its.v4i1.1758

Pardede, A., Manjang, Y., & Efdi, M. (2013). Skrining Fitokimia Ekstrak Metanol Dari Kulit Batang Manggis (Garcinia cymosa). Media Sains, 6(2), 60–66.

Pratiwi, R. H. (2017). Mekanisme Pertahanan Bakteri Patogen Terhadap Antibiotik. Jurnal Pro-Life, 4(3), 418–429.

Ruwandha, D., Riset, J. K., Kimia, P. S., Islam, U., Raden, N., & Palembang, F. (2021). Uji Aktivitas Tanin Daun Mimba ( Azzadirachta indica ) Terhadap Bakteri Salmonella typhi Derys Ruwandha, Dwi Fitri Yani * , Damayanti Iskandar. Jurnal Kimia Riset, 6(1), 77–85.

Saifudin Zukhri, Kencana Murni Sari Dewi, N. H. (2018). Uji Sifat Fisik dan Antibakteri Salep Ekstrak Daun Katuk (sauropus androgynus (l) merr.). Jurnal Ilmiah Kesehatan, XI(1), 303–312.

Sari, L. R., Sumpono, S., & Elvinawati, E. (2019). Uji Efektivitas Asap Cair Cangkang Buah Karet (Hevea braziliensis) Sebagai Antibakteri Bacillus subtilis. Alotrop, 3(1), 34–40. https://doi.org/10.33369/atp.v3i1.9033

Syahrinastiti, T. A., Djamal, A., & Irawati, L. (2015). Perbedaan Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Hijau ( Piper betle L. ) dan Daun Sirih Merah ( Piper crocatum Ruiz & Pav ) terhadap Pertumbuhan Escherichia coli. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2), 421–424. https://doi.org/10.25077/jka.v4i2.265.

Downloads

Published

2025-01-31