PROFIL KROMATOGRAM DAN UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI TERHADAP Candida albicans DAN ANTIBAKTERI TERHADAP Pseudomonas aeruginosa EKSTRAKETANOL DAUN LEUNCA (Solanum nigrum L.)

Authors

  • Aulia Sari Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Medan, Indonesia
  • Haris Munandar Nasution Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Medan, Indonesia
  • Yayuk Putri Rahayu Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Medan, Indonesia
  • Muhammad Amin Nasution Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51771/fj.v5i1.1180

Keywords:

aktivitas antifungi, antibakteri, Ekstrak etanol daun leunca

Abstract

Perkembangan dan peningkatan  ketahanan  mikroorganisme terhadap infeksi terus terjadi pada manusia,Infeksi saluran kemih adalah istilah kolektif yang menggambarkan setiap infeksi yang melibatkan setiap bagian dari saluran kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra. Infeksi saluran kemih paling banyak disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa, serta infeksi jamur yaitu Candida albicans. Leunca (Solanum nigrum L.) dimanfaatkan sebagai obat  tradisional mengobati infeksi saluran kemih. Tahapan Penelitian ini dimulai dari pengelolaan Daun Leunca (Solanum nigrum L.) Karakterisasi simplisia, pembuatan ekstrak, uji skrining, uji analisis senyawa menggunakan Kromatografi lapis tipis, serta pengujian aktivitas antifungi dan antibakteri digunakan metode difusi agar.Dengan konsentrasi ekstrak etanol daun leunca (Solanum  nigrum L.) 10,  20,  30,  40,  dan  50%,  serta kontrol negatif menggunakan DMSO, dan kontrol positif antifungi menggunakan Ketokenazole 200 mg, kontrol positif bakteri menggukan ciprofloxacin 500 mg. Hasil dari penelitian pada uji Kromatografi  lapis tipis terdapat senyawa di dalam ekstrak etanol daun leunca (Solanum nigrum L), pada uji antibakteri menunjukkan hasil diameter zona hambat pada antifungi pada konsentrasi 10%, 10,5mm, konsentrasi 20% 12, 8mm, konsentrasi 30% 15,9mm, konsentrasi 40% 17,7mm, konsentrasi 50% 20,5mm, pada kontrol negatif tidak memberikan zona hambat, kontrol positif memberikan zona hambat sebesar 29,4 mm. Pada antibakteri konsentrasi 10%, 15,9mm, konsentrasi 20% 20,7mm, konsentrasi 30% 22,9mm, konsentrasi 40% 26,4mm, konsentrasi 50% 27,6mm, kontrol positif memberikan zona hambat sebesar 36,4mm. Dapat disimpulkan bahwa Ekstrak Etanol daun leunca (Solanum nigrum L.) memiliki profil Kromatogram memiliki aktivitas antifungi dan antibakteri.

References

Ardiswina Pondini, D., Abriyani, E., Sevianti, E., Pitaloka, L., & Laelasari, T. (2023). Literatur Review: Analisis Kandungan Saponin Pada Daun Leunca (Solanum Nigrum L) Menggunakan Spektrofotometri Infra Red. COMSERVA Indonesian Jurnal of Community Services and Development, 2(09), 1610–1615. https://doi.org/10.59141/comserva.v2i09.529

Asmoro, kresmon R. (2021). Analisis Kandungan Metabolit Sekunder Hasil Fraksinasi Tumbuhan Anggur Laut (Caulerpa racemosa) (skripsi). 14–22.

Cintya, H., Chan, M. A., Purba, A., Kokita, T., Destinyie, F., & Bernardi, W. (2021). Isolasi Kurkumin dari Kunyit Putih dengan Menggunakan Metode Maserasi dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Jurnal Pro-Life, 8(3), 205–217.

Depkes RI. (1979). Farmakope Indonesia Edisi III.

Depkes RI. (1989). Materia Medika Indonesia. Jilid V.

Depkes RI. (1995). Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.

Ernawati, E., & Jannah, N. (2021). Aktivitas Antimikroba Perasan Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap Candida albicans dan Pseudomonas aeruginosa. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(2), 137. https://doi.org/10.24853/jkk.17.2.137-144

Julianto, 2019. (2019). Tinjauan Metabolit Sekunder dan Skrining fitokimiFitokimia. In Jakarta penerbit buku kedokteran EGC (Vol. 53, Issue 9).

Kalsum, U., & Ayu, A. (2019). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Umbi Wortel (Daucus carota L.) Sebagai Antifungi Terhadap Pertumbuhan Candida albicans. Warta Farmasi, 8(2), 71–80. https://doi.org/10.46356/wfarmasi.v8i2.117

Kartikasari, N., & Purwestri, Y. A. (2021). Kemampuan Antibakteri Metabolit Sekunder Bakteri Endofit Tanaman Purwoceng terhadap Escherechia coli. Jurnal Ilmu Hayat, 5(1), 17. https://doi.org/10.17977/um061v5i12021p17-24

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Herbal. Pocket Handbook of Nonhuman Primate Clinical Medicine, 307–310.

Lathifah, S., Chatri, M., Advinda, L., & Anhar, A. (2022). Potential Extract Of Breadfruit Leaf (Artocarpus Altilis Park.) As Antifungal Against Growth Sclerotium Rolfsii In-Vitro. Serambi Biologi, 7(3), 2022.

Panggar Besi, A., Panggar Besi STIKES Abdurahman Palembang, A., Sukajaya No, J., & Sukabangun Palembang, K. (2023). Identifikasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Senyawa Kimia Fraksi Air Buah Leunca (Solanum Nigrum L.) Devy Octarina STIKES Abdurahman Palembang Aprianto STIKES Abdurahman Palembang. 1(3), 164–172.

Rahmawati. (2014). Interaksi Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloe vera L.) dan Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Daya Hambat Stapylococcus aureus Secara In Vitro. Jurnal EduBio Tropika, 2(1), 121–186.

Rahmawatiani, A., Mayasari, D., & Narsa, A. C. (2020). Kajian Literatur: Aktivitas Antibakteri Ekstrak Herba Suruhan (Peperomia pellucida L.). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 12, 117–124. https://doi.org/10.25026/mpc.v12i1.401

Rosa, Y., & Riyanto, R. (2022). Potential of Robusta Coffee Bean Extract (Coffea canephora) Peaberry Roasted and Green Bean Pagar Alam City against the Growth of Candida albicans Fungus. Jurnal Biologi Tropis, 22(4), 1108–1114. https://doi.org/10.29303/jbt.v22i4.4311

Senyawa, I., Dari, A., Jengkol, D., Marisa, H., & Mukti, W. (n.d.). 125-239-1-Sm. 14(D), 38–41.

Sudarmi, K., Darmayasa, I. B. G., & Muksin, I. K. (2017). UJI FITccus aureus ATCCOKIMIA DAN DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN JUWET (Syzygium cumini) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli DAN Staphyloco. SIMBIOSIS Journal of Biological Sciences, 5(2), 47. https://doi.org/10.24843/jsimbiosis.2017.v05.i02.p03

Utara, S., Universitas, F., Nyak, T., & No, J. R. (2019). ANALISIS SENYAWA KIMIA DAN ANTIMIKROBA KEGIATAN BAWANG MERAH ( Allium cepaL .) KULIT BULB. 12(2), 1002–1010.

Weinstein, M. P., & Lewis, J. S. (2020). The clinical and laboratory standards institute subcommittee on Antimicrobial susceptibility testing: Background, organization, functions, and processes. In Journal of Clinical Microbiology (Vol. 58, Issue 3). https://doi.org/10.1128/JCM.01864-19

Widiyastuti, S. F., & Soleha, T. U. (2023). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Infeksi Saluran Kemih. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, 13, 1069–1073.

Yunita, E., Permatasari, D. G., & Lestari, D. (2020). AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP Pseudomonas auroginosa. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 11(2), 189. https://doi.org/10.52434/jfb.v11i2.886.

Downloads

Published

2025-01-31