Sirkumsisi Pada Anak di Desa Laut Dendang Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.51771/jukeshum.v2i2.311Keywords:
Sirkumsisi, Anak, Laut DendangAbstract
Sirkumsisi merupakan tindakan medis yang berguna bagi kesehatan dan kepentingan agama. Salah satu faktor yang menyebabkan orang tua tidak melaksanakan sirkumsisi pada anaknya adalah karena masalah ekonomi. Hasil kegiatan ini berupa sirkumsisi terhadap anak yatim dan kaum dhuafa yang diikuti oleh 10 orang anak. Jumlah peserta yang disirkumsisi 10 anak berasal dari berbagai RW yang terdapat di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan. Terdapat 7 responden berusia 10 tahun, dan 3 responden berusia 11 tahun. Tidak ditemukan kelainan penis pada saat melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik.
References
Ahmed, A.A. dan Mungadi, I.A. (2013). Review Article: Techniques of Male Circumcision. Journal of Surgical Technique and Case Report Vol.5.
Al-Ahdal, A. (2015). Buku Keajaiban Khitan: Tinjauan Kedokteran dan Syar'i. Jakarta: Penerbit Al-Qowam
American Academy of Pediatrics (2012) Pernyataan kebijakan sunat., Pediatrics.
Butar-Butar, Anggi Y. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Orangtua tentang Sirkumsisi di Kelurahan Binjai Estate Kecamatan Binjai Selatan. Skripsi. USU.
Diayanti Tenti Lestari., Penelitian hubungan penyembuhan luka dengan usia anak pada pasien sikumsisi poliklinik bedah minor RSUD mataram periode februari sampai april, 2018
Fitry, D., Valzon, M. dan Utami, R. D. (2014) Khitanan Massal Untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Pekanbaru.
Haryono, Agus Sapto. 2014. Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Sirkumsisi Pada Anak Laki-Laki. KTI. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Juliyanti. 2016. Proporsi laki-laki sirkumsisi dan tidak sirkumsisi yang menderita Human Immunodeficiency Virus yang melakukan hubungan seksual tidak aman di Pusat Pelayanan Khusus Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. Tesis. USU.
Karadag, M.A., Cecen, K., Demir, A., Kivrak, Y., Bagcioglu, M., Kocaaslan, R., Ari, M., Altunrende, F. (2015). SmartClamp Circumcision versus Conventional Dissection Technique in Terms of Parental Anxiety and Outcomes: A Prospective Clinical Study. Istanbul, Turkey: Can Urol Assoc Journal; 9 (1-2): E10-3. Xiii
Kazem, M.S., Bazmamoun, H. dan Mousavi, S.H. (2012). A Review Article: Male Neonatal Circumcision. Journal of Comprehensive Pediatrics; 4 (1): 49-53.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang mempublikasikan naskahnya melalui Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui beberapa hal berikut:
- Hak Cipta atas naskah-naskah karya ilmiah di dalam Jurnal ini dipegang oleh Penulis.
- Penulis menyerahkan hak saat pertama kali mempublikasi Naskah karya ilmiahnya dan secara bersamaan Penulis memberikan izin/lisensi dengan mengacu pada Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License kepada pihak lain untuk menyebarkan karya ilmiahnya tersebut dengan tetap mencantumkan penghargaan bagi penulis dan Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat sebagai media Publikasi pertama atas karya tersebut.
- Hal-hal yang berkaitan dengan non-eksklusivitas pendistribusian Jurnal yang menerbitkan karya ilmiah penulis dapat diperjanjikan secara terpisah (contoh: permintaan untuk menempatkan karya yang dimaksud pada perpustakaan suatu institusi atau menerbitkannya sebagai buku) dengan Penulis sebagai salah satu pihak perjanjian dan dengan penghargaan pada Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat sebagai media publikasi pertama atas karya dimaksud.
- Penulis dapat dan diharapkan untuk mengumumkan karyanya secara online (misalnya pada Repositori atau pada laman Organisai/Institusinya) sejak sebelum dan selama proses pengumpulan naskah, sebab upaya tersebut dapat meningkatkan pertukaran citasi lebih awal dan dengan cakupan yang lebih luas.