Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Dalam Pemeriksaan Kesehatan Melalui Metode Penyuluhan Ceramah di Desa Rambung Sialang Tengah

Authors

  • Erika Erika STIKES Indah Medan
  • Rahma Fridayana Fitri Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.51771/jukeshum.v2i2.331

Keywords:

Kesadaran Masyarakat, Penyuluhan Kesehatan, Ceramah

Abstract

Salah satu wujud memajukan kesejahteraan umum adalah Pembangunan Kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif. Namun demikian masih banyak masyarakat di Desa rambung Sialang Tengah yang enggan untuk memeriksakan kesehatannya dengan alasan takut untuk mengetahui penyakit yang dideritanya yang akan membuat pikiran stres dan kacau. Rata-rata alasan responden tidak melakukan pemeriksaan kesehatan karena mereka tidak biasa dengan perawatan medis, mereka takut akan hasil pemeriksaan atau akan mengetahui masalah kesehatan mereka. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan kesehatan, semakin tingginya beban masalah kesehatan masyarakat saat ini mengindikasikan bahwa penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan serta pencegahan sangat dibutuhkan.

Tujuan dilakukannya penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Dengan kesadaran masyarakat yang tinggi pada kesehatan, sehingga keinginan masyarakat semakin tinggi dalam memeriksakan kesehatannya. dapat mengatasi penyakit dengan cepat apabila ada ditemukan dalam pemeriksaan kesehatan. Mencegah agar penyakit yang telah dideteksi dalam pemeriksaan diharapkan tidak berlanjut, menghindari kekecewaan dan kerugian seseorang yang disebabkan oleh gangguan kesehatan yang mendadak.  Metode yang digunakan adalah penyuluhan-ceramah pada masyarakat.

Dari 32 orang peserta penyuluhan dilakukan pra tes ditemukan 15.6% yang memiliki kesadaran sedang, 84.4% memiliki kesadaran rendah, nilai rata-rata 18.78 dengan nilai terendah adalah 14.  Hasil post tes kesadaran sangat tinggi 40.6%, kesadaran tinggi 46.9%, kesadaran sedang 12.5%, dengan rata-rata nilai yang diperoleh adalah 38.72 dan nilai terendahnya adalah 28. Disini dapat dilihat bahwa penyuluhan dengan metode ceramah dapat meningkatkan kesaadaran masyarakat untuk periksa Kesehatan berkala.

References

Adawiyah, W. R. (2011). Faktor Penghambat Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM): Studi di Kabupaten Banyumas (Artikel web). Diakses di http://jp.feb.unsoed.ac.id/index.php/sca-1/article/view/134/139.

Adiningsih, S. (2001), Regulasi dalam Revitalisasi Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia (Artikel web). Diakses di http://jurnal.unikom.ac.id/vol4/art7.html.

Ratnasari, R., Sarengat, W., & Setiadi, A. (2015). Analisis Pendapatan Peternak Ayam Broiler pada Sistem Kemitraan di Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Animal Agriculture Journal, 4(1), 47-53.

Riyadi & Deddy. (2005). Perencanaan Pembangunan Daerah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2022-07-31