Optimalisasi Peran Kader dalam Promosi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Manajemen Kunjungan Rumah

Authors

  • Vivi Retno Intening Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum
  • Mei Rianita Elfrida Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta
  • Enik Listyaningsih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum
  • Indrayanti Indrayanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum
  • Isnanto Isnanto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum

DOI:

https://doi.org/10.51771/jukeshum.v4i2.768

Keywords:

Manajemen Kunjungan Rumah, Optimalisasi Peran Kader, Penyakit Tidak Menular

Abstract

Peningkatan Penyakit Tidak Menular (PTM) dikaitkan dengan perubahan gaya hidup yang disebabkan oleh modernisasi, urbanisasi, globalisasi, dan pertumbuhan penduduk yang berkembang sangat pesat. Faktor risiko terjadinya PTM termasuk merokok, kurang olahraga, pola makan yang tidak sehat, dan konsumsi alkohol. Perubahan fisiologis dalam tubuh manusia yang disebabkan oleh faktor risiko ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol darah tinggi, dan obesitas. Selain itu, PTM terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga perawatan terus menerus diperlukan. 70% kematian di seluruh dunia disebabkan oleh PTM, termasuk Indonesia, penyakit diabetes melitus dan hipertensi adalah penyebab kematian paling utama. Perlu strategi dan inovasi dalam pelaksanaan promosi pencegahan PTM. Peran kader kesehatan yang dioptimalkan untuk melaksanakan promosi pencegahan PTM melalui manajemen kunjungan rumah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan di masyarakat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan peran kader dalam promosi pencegahan PTM melalui kunjungan rumah. Metode pengabdian dilaksanakan dengan strategi pemberdayan kader dengan tahapan pelatihan kader, focus group discussion, implementasi manajemen kunjungan rumah, dan evaluasi. Dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bersama 30 kader kesehatan, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan kader 76,6%, dan 100% kader melaksanakan promosi pencegahan PTM dalam rangkaian kegiatan manajemen kunjungan rumah. Pemberdayaan kader dapat memotivasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat untuk melakukan tindakan promotif dan pereventif sebagai upaya pencegahan PTM terutama hipertensi dan diabates melitus.

Author Biography

Mei Rianita Elfrida Sinaga, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta

Keperawatan

References

Chairani, R., Nurhaeni, H., Widagdo, W., & Saprudin, A. E. (2019). Efektivitas home visit terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan klien TBC di wilayah kerja puskesmas. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 14(3), 234–240.

Haldane, V., Chuah, F. L., Srivastava, A., Singh, S. R., Koh, G. C., Seng, C. K., et al. (2019). Community participation in health services development, implementation, and evaluation: A systematic review of empowerment, health, community, and process outcomes. PLoS ONE, 14(5), 1–25.

Hastuti, S., & Sembiring, I. (2017). Effect of empowerment of cadres by using module for changes in nutritional behavior in pregnant women in Dlingo, Bantul, Indonesia. 5th AASIC, 60–65.

Hayati, Z. (2022). Pemberdayaan kelompok ibu Toloweri Kelurahan Nungga dalam pembinaan terpadu penyakit tidak menular. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 135–139.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Buku pedoman manajemen penyakit tidak menular.

Lieskusumastuti, A. D., Jannah, R., & Nurgianti, R. A. (2022). Upaya pencegahan stunting melalui metode kunjungan rumah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Aphelion, 3(September), 207–212.

Ramadhan, K., Maradindo, Y. E., Nurfatimah, N., & Hafid, F. (2021). Kuliah kader sebagai upaya meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam pencegahan stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(4), 1751–1759.

Riyanto, Herlina, H., & Islamiyati, I. (2021). Peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam stimulasi intervensi dan deteksi dini tumbuh kembang anak di Kelurahan Hadimulyo Barat Kota Metro. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3, 28–41.

Sari, D. W. R., & Savitri, M. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) di Wilayah Kerja PUSKESMAS Kecamatan Setia Budi Kota Jakarta Selatan Tahun 2018. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 7(2), 49–56.

Sinaga, M. R. E. (2021). Pencegahan COVID-19 melalui pemberian asuhan keperawatan komunitas daring. E-Dimas Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 12(1), 59–66.

Sudayasa, I. P., Rahman, M. F., Eso, A., Jamaluddin, J., Parawansah, P., Alifariki, L. O., et al. (2020). Deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada masyarakat Desa Andepali Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Jurnal Community Engagement and Health, 3(1), 60–66.

Downloads

Published

2024-07-31