Sosialisasi Pembuatan Sabun Cuci Tangan Sebagai Sarana Peningkatan Kesehatan di Lingkungan SMP Pahlawan Medan
DOI:
https://doi.org/10.51771/jukeshum.v4i2.984Keywords:
Sabun Cuci Tangan, Kebersihan, SiswaAbstract
Era seperti saat ini, keberadaan sabun cuci tangan dirasa penting sebagai media dalam membersihkan permukaan kulit tangan. Sabun cair pembersih tangan sebagai media pembersih yang dalam saponifikasi menggunakan penambahan zat lain ataupun tanpa penambahan zat lain yang tidak menimbulkan iritasi kulit tangan. Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pembuatan sabun cuci tangan yang meliputi proses, tahapan, hasil, dan manfaatnya. Metode penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif. Data-data yang digunakan merupakan data primer yang didapatkan dari hasil observasi di lapangan, serta data sekunder yang didapatkan dari data-data penelitian terdahulu. Hasilnya masyarakat mendapatkan wawasan terkait proses pembuatan sabun cuci tangan dan lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan tangan khususnya dimasa seperti saat ini. Selain itu juga dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam penerapan kebersihan diri untuk meningkatkan Kesehatan dilingkungan.
References
Athaillah, A., & Lianda, S. (2021). FORMULATION AND EVALUATION OF BALM STICK FROM RED GINGER (Zingiber officinale rosc) OLEORESIN AS MUSCLE AND HINGE PAIN RELIEF. Journal of Pharmaceutical And Sciences, 4(1), 34-40. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v4i1.62
Athaillah, Paramitha. R. (2022). EDUKASI DAN PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN NAMU UKUR SELATAN KABUPATEN LANGKAT. Volume 02, Nomor 01
BSN. (2017). Sabun Cair Pembersih Tangan. Jakarta: Badan Standar Nasional.
Chandra P., Shufyani, F., Athaillah, A., Ginting, OSB., & Nasution, M. (2023). FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN EMULGEL EKSTRAK ETANOL DARI SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acne. Forte Jurnal, Vol 3., No. 2.
Hendra, H., Barlian, E., Razak, A., & Sanjaya, H. (2016). Photo-degradation of surfactant compounds using UV rays with addition of TiO2 catalysts in laundry waste.Sainstek: Jurnal Sains danTeknologi, 7(1), 59-68
Iswati, I. (2015). Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Dalam Pencegahan Infeksi Pada Pengunjung Puskesmas Dupak Surabaya Dengan Penyuluhan Mencuci Tangan. Adi Husada Nursing Journal, 1(2), 30-33.
Makhroji, M., Hasby, H., & Nursamsu, N. (2020). Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Cair untuk Pencegahan Penularan COVID-19 di Desa Matang Teupah. J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(2), 29.
Pasir, S., Pendidikan, J., Islam, A., Ilmu, F., Islam, A., Indonesia, U. I., Kimia, J. I., & Islam, U. (2014). Penyuluhan dan praktik pembuatan sabun cuci piring cair 1. 3(3), 155–159.
Purba, L. P., Juni (2020, December). Wastafel pedal untuk memutus rantai penyebaran covid-19 bagi masyarakat rw 04 deles surabaya. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 131
Setiawati, I., Oktarina, E., & Ariani, A. (2019). Kesesuaian mutu deterjen cuci air untuk alat dapur quality fits detergent of dishwashing liquid. Prosiding PPIS, 1, 135–142. https://ppis.bsn.go.id/downloads/2019/Kesesuaian Mutu Deterjen Cuci Cair untuk Alat Dapur.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Putra Chandra, Athaillah Athaillah, Aswan Pangondian, Saddam Husein, Ali Affan Silalahi, Robiatun Rambe

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang mempublikasikan naskahnya melalui Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui beberapa hal berikut:
- Hak Cipta atas naskah-naskah karya ilmiah di dalam Jurnal ini dipegang oleh Penulis.
- Penulis menyerahkan hak saat pertama kali mempublikasi Naskah karya ilmiahnya dan secara bersamaan Penulis memberikan izin/lisensi dengan mengacu pada Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License kepada pihak lain untuk menyebarkan karya ilmiahnya tersebut dengan tetap mencantumkan penghargaan bagi penulis dan Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat sebagai media Publikasi pertama atas karya tersebut.
- Hal-hal yang berkaitan dengan non-eksklusivitas pendistribusian Jurnal yang menerbitkan karya ilmiah penulis dapat diperjanjikan secara terpisah (contoh: permintaan untuk menempatkan karya yang dimaksud pada perpustakaan suatu institusi atau menerbitkannya sebagai buku) dengan Penulis sebagai salah satu pihak perjanjian dan dengan penghargaan pada Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat sebagai media publikasi pertama atas karya dimaksud.
- Penulis dapat dan diharapkan untuk mengumumkan karyanya secara online (misalnya pada Repositori atau pada laman Organisai/Institusinya) sejak sebelum dan selama proses pengumpulan naskah, sebab upaya tersebut dapat meningkatkan pertukaran citasi lebih awal dan dengan cakupan yang lebih luas.